Artikel - ArtikelYayasan Gizi Yasmin

Puasa Bersihkan Racun Tubuh

Oleh : Prof. Dr. Ir. Made Astawan, MS

Sebagai ibadah, puasa bulan Ramadhan, sangat besar manfaatnya. Selain bermanfaat untuk ibadah, juga bermanfaat baik bagi kesehatan. Salah satunya adalah mengurangi beban kerja organ-organ tubuh, membersihkan tubuh dari berbagai jenis racun dan membantu proses penyembuhan macam-macam penyakit. Demikian ungkap Dr. Made Astawan dalam artikelnya yang dimuat di salah satu tabloid kesehatan.

Menurutnya, makan yang berlebihan dan tak terkendali sangat tidak dianjurkan dalam Islam. Apalagi, kapasitas lambung dikenal sangat terbatas. Karena terbatas itulah, Rasulullah SAW menganjurkan agar kita mengisinya secara proposional dengan sepertiga padatan (makanan), sepertiga cairan (minuman) dan sepertiga udara untuk pernapasan.

Secara ilmiah dan medis pun diakui bahwa komposisi itu adalah yang paling ideal. Bahkan di negara-negara maju, tulis dia, puasa dijadikan sebagai salah satu upaya terapi (fasting therapy) untuk penyembuhan beberapa penyakit, khususnya penyakit akibat kelebihan makan.

Menurutnya, makanan dan minuman bisa membawa bahan toksik yang kemudian tertimbun di dalar tubuh selama bertahun-tahun.

Akumulasi senyawa toksik tersebut merupakan bom waktu bagi meletusnya berbagai penyakit.

Beberapa bahan toksik yang terbawa oleh makanan itu, menurutnya bisa bersumber dari lima hal. Pertama, secara alami terdapat di dalam makanan. Seperti asam jengkolat pada jengkol dan hemaglutinin pada kacang-kacangan mentah.

Kedua, akibat reaksi-reaksi kimia dari komponen pangan yang terjadi selama proses pengolahan dan penyimpanan. Ketiga, akibat penambahan senyawa tertentu selama proses pengolahan pangan.

Keempat, akibat migrasi senyawa beracun dari wadah/kemasan ke dalam makanan dan kelima, akibat kontaminasi dari lingkungan yang tidak sehat, berupa kontaminasi senyawa kimia yang beracun atau mikroba penghasil racun.

Karena unsur toksik itulah kesehatan terganggu dan karenanya kemampuan untuk sehat kembali (recovery) menjadi kian terbatas.

Nah, karena itu, menurutnya, berpuasa justru untuk melepaskan bahan-bahan beracun yang selama ini menganggu sel, jaringan dan organ dalam tubuh.

Hasil dari beberapa kajian ilmiah menunjukkan bahwa puasa terbukti aman bagi siapa saja. Puasa sangat efektif untuk tujuan membersihkan bagian dalam tubuh, regenerasi sel, dan peremajaan tubuh. Karena itu, puasa sebaiknya dilakukan secara teratur dan berkala.

Dengan berpuasa, secara otomatis kita telah mengurangi asupan makanan berlemak dan makanan tinggi kalori, nikotin, alkohol, kafein, gala, susu, daging, telur.

Selain itu, berpuasa juga akan membatasi pemasukan garam Ban bumbu yang mengandung monosodium glutamat (MSG), zat pemanis buatan, zat pewarna sintetik, zat pengawet kimia, Ban bahanbahan lain yang sesungguhnya tidak dibutuhkan oleh tubuh. (senior/CBN/cha)

Rep: Ahmad Sadzali

Editor: Ahmad Sadzali

Sumber : http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2005/09/29/41063/prof-dr-made-astawan-puasa-bersihkan-racun-tubuh.html

 

Tips Kesehatan

  • Cukup Istirahat +

    Istirahat yang cukup setiap harinya, merupakan salah satu faktor untuk menjaga daya tahan tubuh anda.
  • Berolahraga +

    Setiap pagi, usahakan selalu melakukan olahraga secara teratur. Ini bertujuan untuk menjaga kondisi tubuh agar selalu bugar dan sehat.
  • Makanan Berserat +

    Penuhi makanan yang berserat setiap harinya. Makanan yang berserat yaitu apel, wortel maupun kacang-kacangan. Fungsi makanan berserat ini yaitu menjaga tubuh dari serangan bakteri.
  • Vitamin D +

    Penuhi kebutuhan vitamin D. Karena vitamin D ini berfungsi untuk menstimulus sel imun untuk menghalau virus dan bakteri. Vitamin D dapat ditemukan pada sinar matahari, telur, hati dan ikan.
  • 1