Artikel - ArtikelYayasan Gizi Yasmin

Dengan alasan kesehatan, banyak orang yang antipati terhadap kolesterol. Sikap demikian diwujudkan dengan menghindari konsumsi bahan-bahan makanan yang mengandung kolesterol seperti daging, telur, dan produk-produk olahan susu. Padahal, bahan-bahan makanan tersebut merupakan sumber zat gizi yang sangat baik karena kaya protein, vitamin, dan mineral.

Kolesterol memegang peranan penting dalam fungsi organ tubuh. Kolesterol berguna untuk membentuk asam empedu, jaringan otak, serat saraf, hati, ginjal, dan kelenjar adrenalin. Kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon steroid, yaitu progesteron, estrogen, testosteron, dan kortisol. Hormon-hormon tersebut diperlukan untuk mengatur fungsi dan aktivitas biologi tubuh.

Dengan demikian, kadar kolesterol yang sangat rendah di dalam tubuh akan menimbulkan berbagai gangguan. Antara lain mengganggu proses menstruasi dan kesuburan, bahkan dapat menyebabkan kemandulan, baik pada pria maupun wanita.

Hasil penelitian yang dilaporkan oleh Steegman dari Fakultas Kedokteran Universitas Eramus (Belanda) beberapa tahun lalu menunjukkan bahwa kadar kolesterol yang terlalu rendah secara tidak langsung dapat menyebabkan orang depresi hingga ingin bunuh diri. Depresi tersebut erat kaitannya dengan kadar serotonin, yaitu senyawa kimia yang sangat diperlukan untuk fungsi otak.

Penelitian pada 200 pria setengah baya yang kadar kolesterolnya rendah juga menunjukkan kadar serotonin otak yang lebih rendah. Oleh karena itu, jika kadar kolesterol rendah akan sedikit kadar serotonin yang sampai ke otak. Serotonin dalam jumlah rendah itulah yang memicu munculnya perasaan depresi, ingin bunuh diri, dan perilaku kasar lainnya.

Walaupun keterkaitan antara rendahnya kadar kolesterol dengan depresi telah terbukti, mekanisme tersebut sangat rumit untuk diterangkan. Kolesterol diangkut di dalam aliran darah dalam bentuk molekul besar gabungan lemak dan protein yang disebut lipoprotein.

Ada beberapa jenis lipoprotein, tetapi yang paling populer adalah low density lipoprotein (LDL) dan high density lipoprotein (HDL). Kolesterol LDL dan HDL bekerja berlawanan dalam tubuh. Kadar kolesterol LDL yang tinggi dapat meningkatkan risiko penumpukan deposit lemak di dalam pembuluh darah, sehingga menimbulkan penyumbatan yang pada gilirannya akan meningkatkan serangan jantung. Itulah sebabnya kolesterol LDL disebut sebagai kolesterol jahat (bad cholesterol). Sebaliknya meningkatnya level kolesterol HDL memiliki efek protektif terhadap penyakit jantung. Karena alasan tersebut, kolesterol HDL disebut sebagai kolesterol baik (goog cholesterol).

Di Amerika Serikat, 1 dari 500 penduduk usia di bawah 18 tahun memiliki kolesterol tinggi yang disebut sebagai familial hyperlipidemia. Kadar kolesterol tersebut dapat meningkat menjadi 300mg/100 ml darah atau lebih. Hal inilah yang menyebabkan mereka mudah terkena serangan jantung atau stroke pada usia 20 tahun.

10 Cara Mengendalikan Kolesterol
Beberapa cara yang direkomendasikan untuk mengendalikan kadar kolesterol darah adalah sebagai berikut:

  1. Mengandung asam lemak jenuh dengan sumbangan energi kurang dari 10% total energi yang dibutuhkan dalam sehari.
  2. Paling sedikit 20% tetapi tidak lebih dari 30% kebutuhan energi per hari yang berasal dari lemak.
  3. Konsumsi kolesterol dari makanan harus kurang dari 300 mg per hari.
  4. Makanlah ikan, daging ayam tanpa kulit, dan sapi tanpa lemak.
  5. Makanlah ikan laut paling tidak dua kali dalam seminggu. Ikan laut mengandung asam lemak omega-3 yang penting untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.
  6. Kurangi produk susu tinggi lemak, seperti cream cheese, hard cheese, mentega.
  7. Berhati-hatilah terhadap lemak tersembunyi yang ada di dalam makanan.
  8. Kurangi penggunaan minyak dalam pengolahan makanan. Pengolahan makanan dengan cara dipanggang, dikukud, dan direbus merupakan alternatif yang lebih baik dibandingkan dengan digoreng.
  9. Jika terpaksa menggoreng, sebaiknya gunakan minyak tidak jenuh. Yang perlu diperhatikan adalah jangan menggunakan minyak tersebut untuk penggorengan berulang karena akan memicu timbulnya radikal bebas yang berdampak buruk pada kesehatan.
  10. Makanlah lebih banyak sayuran dan buah-buahan. Sebab, selain kandungan lemaknya rendah, sayur dan buah juga sangat kaya akan vitamin, mineral, antioksidan, dan serat pangan yang sangat dibutuhkan untuk mendukung tingkat kesehatan yang optimal.

Tips Kesehatan

  • Cukup Istirahat +

    Istirahat yang cukup setiap harinya, merupakan salah satu faktor untuk menjaga daya tahan tubuh anda.
  • Berolahraga +

    Setiap pagi, usahakan selalu melakukan olahraga secara teratur. Ini bertujuan untuk menjaga kondisi tubuh agar selalu bugar dan sehat.
  • Makanan Berserat +

    Penuhi makanan yang berserat setiap harinya. Makanan yang berserat yaitu apel, wortel maupun kacang-kacangan. Fungsi makanan berserat ini yaitu menjaga tubuh dari serangan bakteri.
  • Vitamin D +

    Penuhi kebutuhan vitamin D. Karena vitamin D ini berfungsi untuk menstimulus sel imun untuk menghalau virus dan bakteri. Vitamin D dapat ditemukan pada sinar matahari, telur, hati dan ikan.
  • 1